Kru Pesawat Hujan Buatan Terempas

0
00.11
Pesawat Hujan Buatan TerempasPALANGKARAYA- Pesawat penyemai hujan buatan yang beroperasi di Kalimantan Tengah mengalami turbulensi saat memasuki ruang hampa udara, membuat hampir semua awak terempas. Energi yang besar di dalam awan membuat pesawat mengalami updraft atau naik secara tiba-tiba.Kopilot Letnan Satu (Pnb) Deharday Nugraha Gaffar di Palangkaraya menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (28/9/2012).Pesawat lepas landas sekitar pukul 13.00 dari Bandar Udara (Bandara) Tjilik Riwut, Palangkaraya, dengan tujuan Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Hingga sekitar 30 menit mengangkasa, penerbangan berjalan normal. Sebanyak 12 kru dan pendukung, antara lain dua pilot, dua staf Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan tiga penabur garam, berada dalam pesawat itu. Pesawat mengudara pada ketinggian 12.500 kaki.
“Energi yang menyebabkan updraft tak bisa terlihat mata. Seketika saja pesawat mengalami guncangan hebat. Kejadian sangat singkat, hanya satu atau dua detik. Namun, energi itu cukup membuat para awak terlempar, bahkan kru yang sedang duduk ikut terempas,” tutur Deharday, Sabtu (29/9/2012) di Palangkaraya.
Hanya pilot dan kopilot yang posisinya tak berubah karena mengenakan sabuk pengaman. Beberapa kru mengalami mual dan pusing. Pilot berhasil menguasai keadaan dan pesawat kembali stabil. Para kru pun tetap melanjutkan tugasnya.
“Syukurlah tidak ada kru yang cedera. Pesawat kemudian mendarat sekitar pukul 14.00,” kata Deharday.
Komandan Skuadron Udara 4 Malang Mayor Pnb Tio Hutapea yang ikut dalam penerbangan tersebut menjelaskan, guncangan merupakan risiko yang harus dihadapi. “Awan biasanya dihindari. Tapi, dalam pelaksanaan hujan buatan, awan justru harus didatangi dan ditaburi garam untuk menghasilkan hujan,” ungkapnya.(tribunnews)

0 komentar:

Teras : Kalteng Siap Tuan Rumah Peringatan Hari Pangan Sedunia

0
00.10
Gubernur Kalteng Teras NarangPALANGKARAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menegaskan, pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan Hari Pangan Sedunia yang akan di gelar di Palangkaraya, Kamis (18/10) mendatang secara matang.
Menurut Teras, saat ini pelaksanaan fisik untuk pelaksanaan Hari Pangan Sedunia itu sudah mencapai 80 persen.”Belum lama tadi saya bersama panitia lainnya sudah melakukan rapat pleno untuk persiapan Pelaksanaan Hari Pangan se Dunia itu.Ketua Panitia daerah dan Ketua Panitia Pusat sudah melaporkan, bahwa semua yang bersifat fisik sudah hampir selesai,” katanya.
Menurut dia, pihaknya menargetkan,paling tidak tanggal 16 Oktober 2012 mendatang semua persiapan fisik sudah selesai.”Yang jelas setelah saya dan panitia lainnya melakukan rapat terakhir kemarin, saya bisa pastikan bahwa pelakasanaan Hari Pangan Sedunia di Kalteng siap dilaksanakan,” kata orang nomor satu di Kalteng ini, Minggu (7/10).(tribunnews)

0 komentar:

Korem Siapkan 100 TNI Untuk Padamkan Api

0
00.09
Komandan Korem 102 Panju Panjung 
PALANGKARAYA- Komandan Korem 102 Panju Panjung , Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kolonel CZI Irwan, mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 100 personil pasukan TNI dari Korem 102 Panju Panjung, Kalimantan Tengah, untuk membantu tim penanggulangan kebakaran lahan dalam usaha memadamkan kebakaran lahan di Kalteng.
“Pasukan yang kami siapkan di Korem sebanyak 100 orang, itu belum termasuk pasukan kami yang ada di masing-masing kabupaten dan kota terutama yang ada di Bataliyon dan Kodim serta kompi juga akan turut membantu dalam usaha pemdaman kebakaran lahan tersebut,” katanya, Minggu (7/10).
Dia menyebutkan, pihaknya juga telah memasukan sejumlah personil TNI di dalam tim pemadaman kebakaran lahan dan hutan yang ada di masing-masing kabupaten dan kota, termasuk yang dibentuk Pemerintah Provinsi Kalteng.
“Prinsipnya, kami siap saja membantu, jika memang diperlukan, saat ini pasukan yang diturunkan baru dari babinsa yang ada di masing-imasing kabupaten dan kota se Kalteng untuk membantu pemadaman kebakaran lahan,” katanya.(tribunnews)

0 komentar: